Panduan

7 langkah membuat landing page berkonversi tinggi tanpa keahlian coding

Membuat landing page berkonversi tinggi dulu merupakan tugas teknis yang hanya bisa dikerjakan developer. Namun, dengan munculnya tool no-code seperti LanderLab, hal itu tidak lagi berlaku. Apa yang dulu butuh berjam-jam coding kini bisa dikerjakan siapa saja.

Anxhela Tomani2 menit baca

Membuat landing page berkonversi tinggi dulu merupakan tugas teknis yang hanya bisa dikerjakan developer. Namun, dengan munculnya tool no-code seperti LanderLab, hal itu tidak lagi berlaku.

Apa yang dulu butuh berjam-jam coding kini bisa dikerjakan siapa saja, baik Anda marketer, pengusaha, maupun pembuat website pemula. Bayangkan membangun landing page yang apik, responsif, dan berorientasi konversi tanpa pengalaman coding sama sekali.

Dalam panduan ini, kami akan membahas cara membuat landing page berkonversi tinggi tanpa keahlian coding, serta cara memanfaatkan platform LanderLab yang intuitif untuk merancang landing page yang tidak hanya tampak menarik, tetapi juga dioptimalkan untuk hasil maksimal.

Pentingnya landing page yang berfokus pada konversi

Landing page dirancang khusus untuk mengubah pengunjung menjadi lead atau pelanggan. Berbeda dengan halaman web biasa yang menawarkan banyak pilihan navigasi, landing page lebih seperti jalur langsung dengan satu tujuan tertentu. Landing page menyingkirkan gangguan dan berfokus pada satu tujuan konversi, entah itu mengumpulkan alamat email, menghasilkan lead, atau melakukan penjualan.

Landing page yang digarap dengan baik dapat mengurangi hambatan bagi pengunjung secara signifikan sehingga konversi meningkat. Salah satu mitos yang umum adalah bahwa Anda perlu keahlian coding untuk membuat landing page yang efektif, padahal sama sekali tidak demikian. Dengan tool yang mudah digunakan seperti LanderLab, bahkan mereka yang tidak punya keahlian teknis pun dapat membuat landing page berfokus konversi hanya dalam beberapa menit.

Langkah 1: tentukan tujuan kampanye Anda sebelum mulai

 

Setiap landing page yang hebat berawal dari tujuan yang jelas. Apakah Anda ingin mengumpulkan alamat email untuk newsletter? Atau mungkin Anda ingin menonjolkan webinar, produk, atau layanan?

Tujuan Anda akan menentukan tampilan halaman dan isi pesannya. Dengan LanderLab, Anda dapat memilih dari berbagai template siap pakai yang disesuaikan dengan beragam tujuan, seperti:

 

  • Lead Generation: dirancang untuk menangkap data pengunjung dengan gangguan seminimal mungkin.
  • Etalase Produk: ideal untuk memaparkan manfaat, fitur, dan testimoni produk Anda.
  • Pendaftaran Webinar: dorong pengguna untuk mendaftar ke sebuah acara dengan timer hitung mundur, manfaat utama, dan formulir pendaftaran yang menonjol.

Setelah Anda memilih template yang tepat untuk tujuan kampanye, Anda akan memiliki fondasi untuk halaman berkonversi tinggi.

Langkah 2: personalisasi halaman Anda dengan builder drag-and-drop LanderLab

 

Setiap audiens itu unik, dan satu template landing page untuk semua kalangan tidak akan cocok untuk setiap kampanye. Di sinilah builder drag-and-drop LanderLab berguna. Anda dapat dengan mudah menyesuaikan tata letak, teks, gambar, dan kolom formulir agar sesuai dengan brand Anda dan selera pengunjung, tanpa keahlian teknis.

Contoh: membuat hero section yang memikat

editor LanderLab

Hero section (bagian atas landing page Anda) sangat penting untuk menarik perhatian. Misalnya:

 

  • Headline: alih-alih “Selamat Datang di Situs Kami” yang generik, buatlah sesuatu yang berorientasi pada tindakan dan menjawab masalah tertentu. Jika Anda mempromosikan tool manajemen waktu, gunakan headline seperti “Kuasai Waktu Anda hanya dalam 7 Hari”.
  • Gambar atau video: pengunjung merespons visual. Di LanderLab, Anda bisa menyeret gambar atau menyematkan video ke hero section untuk menunjukkan produk Anda beraksi. Video, khususnya, dikenal dapat meningkatkan engagement dan conversion rate.

 

Langkah 3: optimalkan formulir Anda untuk conversion rate yang lebih tinggi

 

formulir lead generation

Dengan LanderLab, menambahkan dan menyesuaikan formulir penangkap lead terasa cepat dan mudah. Berikut cara mengoptimalkannya agar konversi meningkat:

 

  • Tambahkan kolom kustom: sesuai kampanye Anda, sertakan kolom seperti “Nama Perusahaan” dan “Jabatan” untuk audiens B2B.
  • Sesuaikan label kolom: gunakan teks placeholder yang dipersonalisasi seperti “Masukkan Email Terbaik Anda untuk Akses Instan” alih-alih label generik.
  • Integrasi mulus: hubungkan formulir Anda ke platform email seperti Mailchimp atau Brevo agar lead baru langsung masuk ke funnel email Anda.

 

Langkah 4: pastikan tampilan responsif di ponsel dan tablet

 

Karena semakin banyak orang menjelajah lewat ponsel dan tablet, memastikan landing page Anda responsif sangatlah penting. Pelajari lebih lanjut mengapa hal ini penting dalam panduan landing page responsif untuk ponsel kami.

LanderLab secara otomatis menyesuaikan tata letak halaman Anda untuk tampilan ponsel dan tablet sehingga pengalaman di perangkat apa pun tetap optimal. Namun, jika menginginkan kontrol lebih, Anda dapat menyempurnakan secara manual tampilan halaman di berbagai ukuran layar. Fleksibilitas ini memungkinkan Anda memastikan pengalaman pengguna terbaik, bagaimanapun pengunjung mengakses halaman Anda.

Langkah 5: bangun kepercayaan lewat testimoni dan social proof

 

testimoni

Membangun kepercayaan sangat penting untuk meningkatkan conversion rate landing page Anda. Ketika orang merasa yakin dengan apa yang Anda tawarkan, mereka lebih mungkin mengambil tindakan. Untuk membangun kepercayaan itu, pertimbangkan untuk menambahkan:

 

  • Testimoni pelanggan: bagikan masukan positif dari pelanggan yang puas, lengkap dengan nama dan foto mereka. Ini memberi sentuhan personal dan memperkuat kredibilitas brand Anda.
  • Trust badge: tampilkan logo brand atau media terkemuka yang telah mengakui bisnis Anda. Badge seperti “Diliput di Forbes” atau “Disetujui oleh XYZ” memberi kesan autentik yang lebih kuat.
  • Studi kasus dan ulasan: tampilkan kisah sukses nyata yang menunjukkan bagaimana produk atau layanan Anda membawa perubahan bagi orang lain dalam situasi serupa.

 

Elemen-elemen pembangun kepercayaan ini bekerja bersama untuk memberi pengunjung keyakinan bahwa penawaran Anda asli, andal, dan layak mendapatkan perhatian serta investasi mereka. Pelajari lebih lanjut tentang memanfaatkan testimoni untuk meningkatkan konversi.

Langkah 6: manfaatkan kekuatan A/B testing

 

A/B testing

Sekalipun landing page Anda sudah tampak bagus, selalu ada peluang untuk memperbaikinya. Di sinilah A/B testing berperan. Dengan mencoba berbagai versi halaman, Anda bisa mengetahui bagian mana yang paling efektif dan terus meningkatkan conversion rate.

Berikut cara memulainya:

 

  • Fokus pada satu elemen dalam satu waktu: mulailah dengan mengubah satu hal saja, seperti headline atau warna tombol CTA. Biarkan semua yang lain tetap sama agar hasilnya jelas.
  • Tinjau hasilnya: pantau performa tiap versi dari sisi conversion rate, bounce rate, dan engagement pengguna. Seiring waktu, Anda akan mengumpulkan insight tentang apa yang disukai audiens Anda.
  • Lakukan perubahan berdasarkan hasil belajar Anda: setelah mengetahui apa yang efektif, terapkan perubahan tersebut dan teruslah menguji aspek lain untuk meningkatkan performa lebih jauh.

 

A/B testing adalah proses berkelanjutan yang membantu Anda menyempurnakan landing page, sehingga Anda dapat membuat keputusan cerdas berbasis data untuk meningkatkan dampaknya.

Langkah 7: pantau performa dan lakukan perubahan yang cerdas

Meluncurkan landing page hanyalah awal. Untuk meningkatkan konversi, Anda perlu memantau performanya dan menyesuaikan berdasarkan apa yang ditunjukkan data. Berikut cara melacak dan menyempurnakan halaman Anda secara efektif:

 

  • Gunakan tool analitik: tool seperti Google Analytics atau Hotjar memberi Anda gambaran tentang perilaku pengunjung, misalnya di mana mereka kehilangan minat, berapa lama mereka bertahan, dan bagian halaman mana yang menarik perhatian mereka.
  • Pantau metrik utama: perhatikan angka-angka penting seperti conversion rate, bounce rate, dan durasi sesi. Jika Anda melihat bounce rate yang tinggi, bisa jadi halaman Anda kurang menarik atau pengunjung tidak menemukan apa yang mereka cari.
  • Lakukan penyesuaian berbasis data: ketika melihat tren, jangan ragu untuk melakukan perubahan. Misalnya, jika orang pergi setelah melihat formulir, bisa jadi formulir itu terlalu rumit, sehingga pertimbangkan untuk menyederhanakannya.

 

Dengan memanfaatkan data secara bijak, Anda dapat terus menyempurnakan landing page untuk mencapai target konversi.

Kesimpulan: cara membuat landing page berkonversi tinggi tanpa keahlian coding

Membuat landing page yang berkonversi baik tidak harus menjadi tugas yang menakutkan, meski coding bukan keahlian Anda. Dengan langkah yang tepat, seperti memilih desain yang sesuai, menambahkan elemen pembangun kepercayaan, dan menjalankan A/B testing, Anda benar-benar dapat meningkatkan performa kampanye.

Upayakan pengalaman pengguna yang mulus, pikat audiens Anda dengan konten yang bermakna, dan biarkan data menggerakkan perbaikan Anda secara berkelanjutan. Baik Anda masih pemula maupun sedang menyempurnakan halaman yang ada, tips ini akan membantu Anda membuat landing page yang membawa hasil.

Lanjut membaca

Lebih banyak di Panduan.

Topik

Telusuri berdasarkan topik

Setiap artikel ada di bawah satu topik. Mulailah dari topik yang paling dekat dengan kampanye yang sedang Anda jalankan.

Baca playbook-nya.Lalu bangun halamannya.

Mulai gratis: bangun landing page, publikasikan di domain Anda sendiri, dan arahkan setiap lead ke buyer Anda, sebelum kampanye berikutnya tayang.

Dari satu prompt ke lead berkualitas

Lihat satu prompt menjadi funnel quote panel surya yang tayang, setiap lead diarahkan ke buyer Anda, dan kebocoran ditandai sebelum menghabiskan budget Anda.

0:00
0:59